Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Penemuan Manusia Modern Berusia 7.000 Tahun di Sulawesi Selatan

Jakarta - Kerangka manusia berusia 7.000 tahun dari seorang pemburu-pengumpul ditemukan di Sulawesi Selatan. Ini adalah temuan Homo sapiens tertua. Fosil yang diperkirakan adalah remaja berusia sekitar 18 tahun ini merupakan fosil pertama yang ditemukan dari budaya kuno misterius, yang dikenal sebagai Toalean. Dalam laporan yang terbit di jurnal Nature , Rabu (25/8/2021), fosil perempuan dari Zaman Batu ini ditemukan masih lengkap. Oleh para ilmuwan yang menemukannya, dia diberi nama Besse ( diucapkan bur-sek) yang merujuk kepada putri-putri Bugis yang baru lahir. Nama Bessé adalah penghargaan besar dari para arkeolog untuk fosil perempuan purba ini. "Meskipun secara fisik berbeda dari populasi Sulawesi saat ini, Bessé akan tetap dianggap sebagai bagian dari sejarah manusia di pulau itu,"kata rekan penulis studi Muhammad Nur, seorang arkeolog di Universitas Hasanuddin di Sulawesi Selatan. Dilansir dari Nature, Kamis (26/8/2021), Bessé ditemukan pada 2015 terk...

Drug Controller General India, "Vaksin ZyCov-D Adalah Vaksin Bebas Jarum Pertama Yang Disetujui Melawan Covid-19"

New Delhi - Medication Controller General of India telah memberikan Otorisasi Penggunaan Darurat untuk vaksin ZyCov-D. Ini adalah vaksin bebas jarum pertama yang disetujui untuk melawan COVID-19 dan perusahaan farmasi Zydus Cadila melaporkan kemanjuran 66 persen terhadap penyakit tersebut. Vaksin akan diberikan dalam tiga dosis setiap 28 hari. Berdasarkan uji coba, vaksin itu diklaim baik dan aman. Vaksin telah diuji di lebih dari 28.000 sukarelawan termasuk 1.000 remaja antara 12 dan 18. Persetujuan akan memungkinkan kelompok usia remaja untuk diimunisasi di India. Perusahaan mengharapkan untuk memproduksi antara 100 dan 120 juta dosis setiap tahun. "Ini adalah tonggak bersejarah dengan ZyCoV-D , produk inovasi India yang menjadi vaksin DNA pertama di dunia yang ditawarkan untuk digunakan manusia dan mendukung upaya imunisasi terbesar di dunia," kata Pankaj R. Patel, Ketua Cadila dalam sebuah pernyataan yang dikutip di IFL Scientific research, Selasa (24/8/202...

Mengapa Manusia Setiap Buang Air Besar Selalu Kencing? Inilah Jawabannya

Jakarta - Mengapa kita selalu kencing sebelum buang air besar? Mungkin pertanyaan tersebut pernah ada dibenak kamu tapi tidak pernah ditanyakan kepada orang lain. Karena itu, inilah penjelasannya misteri mengapa manusia kerap buang air kecil sebelum buang air besar. Pertanyaan ini terjawab melalui penjelasan Dr Nisha Manek rheumatologis di Kingman, Arizona. Dikutip dari Scientific research Focus , Kamis (5/8/2021) segala urusan limbah tubuh kita ini dikendalikan oleh otot melingkar yang disebut sfingter. Pada orang-orang yang sehat, sfingter bisa kita kendalikan. Nah, sfingter di sekitar uretra (saluran yang menghubungkan kantung kemih ke luar tubuh) lebih kecil daripada di sekitar anus, jadi ketika kamu memutuskan untuk buang air kecil, kamu dapat mengendurkannya tanpa merelaksasi seluruh dasar panggul. "Ini berarti kamu bisa buang air kecil tanpa harus buang air besar pada saat yang bersamaan," kata Dr Manek. Namun, ketika kamu sedang buang air besar, rel...