NASA Ambisi Buat Pangkalan di Bulan Dan Merancang Reaktor Nuklir Untuk Sumber Energi Untuk Masa Mendatang
Jakarta - Badan antariksa nasional Amerika NASA berambisi untuk membangun
pangkalan luar angkasa di bulan untuk eksplorasi luar angkasa di masa
depan. Untuk mewujudkan itu, NASA sedang merancang reaktor nuklir di
bulan untuk sumber energi di masa mendatang.
Menurut pernyataan dari Idaho National Laboratory (INL)
Departemen Energi pada 19 November, pihaknya bekerja sama dengan NASA
untuk menempatkan reaktor fisi tahan lama di bulan, berdaya tinggi yang
tidak bergantung pada matahari dalam 10 tahun mendatang.
Saat ini, INL sedang mencari proposal dari mitra luar untuk memulai
proyek besar ini, dengan batas waktu penyerahan ke NASA pada 19 Februari
2022.
Pejabat INL mengatakan, reaktor ini akan membantu mengubah bulan menjadi
pangkalan luar angkasa untuk eksplorasi ruang angkasa manusia. "Rekator
nuklir ini termasuk untuk misi berawak ke Mars di masa depan,"kata
pejabat tersebut seperti dikutip Live Scientific research, Selasa
(30/11/2021).
Direktorat Misi Teknologi Luar Angkasa NASA di Washington, D.C Jim
Reuter mengatakan, energi yang melimpah akan menjadi kunci untuk
eksplorasi ruang angkasa di masa depan.
"Saya berharap sistem tenaga permukaan fisi akan sangat bermanfaat bagi
rencana kami untuk menyiapkan energi di bulan dan Mars. Bahkan mendorong
inovasi untuk digunakan di Bumi,"katanya.
Reaktor yang diusulkan harus berupa reaktor fisi bertenaga uranium,
yaitu yang dapat memecah inti atom berat menjadi inti yang lebih ringan,
melepaskan energi sebagai produk sampingan.
Reaktor memiliki berat tidak lebih dari 6.000 kg dan muat untuk dibawa
ke dalam roket. Reaktor akan dirakit di Bumi, kemudian diluncurkan ke
bulan, di mana ia harus menyediakan 40 kilowatt daya listrik terus
menerus selama 10 tahun.
Reaktor juga harus memiliki kontrol suhu untuk menjaga perangkat tetap
dingin. Karena suhu di bulan bisa mencapai lebih dari 260 derajat
Fahrenheit, atau 127 derajat Celcius, pada siang hari.
Komentar
Posting Komentar