Sosok Jessica Watkins, Wanita Kulit Hitam Pertama Yang Bertugas Ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)
Jakarta - Astronot NASA Jessica Watkins bakal mengukir sejarah sebagai wanita kulit hitam pertama yang melakukan misi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Room Station/ISS).
NASA mengumumkan bahwa Watkins akan bertugas sebagai anggota kru pada
misi SpaceX Crew-4 yang akan diluncurkan ke Stasiun Luar Angkasa pada
bulan April 2022.
"Dalam 21 tahun terakhir sejak stasiun luar angkasa pertama kali
mengorbit Bumi, hanya ada 7 astronot kulit hitam dari 249 orang yang
bertugas di sana,"tulis laporan The New York Times dikutip laman
Huffpost, Kamis (18/11/2021).
Tahun lalu, Victor Glover menjadi astronot kulit hitam pertama yang
tinggal dan bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Dia bertugas
dalam misi jangka panjang selama beberapa minggu. Sekarang, Watkins akan
menjadi wanita kulit hitam pertama yang melakukannya.
Watkins berharap misinya ke stasiun luar angkasa akan menjadi contoh
bagi gadis-gadis muda kulit berwarna lainnya bahwa mereka juga dapat
berpartisipasi dalam misi ke antariksa.
Pada tahun 2018, astronot lain, Jeanette Epps, ditetapkan sebagai wanita
kulit hitam pertama yang tinggal di stasiun luar angkasa, tetapi dia
digantikan oleh astronot lain tanpa penjelasan dari NASA.
Pada saat itu, saudara laki-lakinya menuduh keputusan itu akibat rasisme
di agensi. NASA tidak segera menanggapi permintaan komentar HuffPost.
Watkins berasal dari Colorado, melanjutkan studi ke Stanford College
untuk gelar sarjana. Kemudian mendapatkan gelar doktor di University of
California, Los Angeles.
Dia memulai karier sebagai magang di NASA. Misi ke stasiun luar angkasa
pada April 2022 akan menjadi perjalanan pertamanya setelah terpilih
sebagai astronot pada tahun 2017.
Komentar
Posting Komentar