Tim Arkeolog Menemukan Makan Berusia 3.300 Tahun Dan Berisi 2 Jenazah Berlidah Emas
Jakarta - Sebuah makam berusia 3.300 tahun ditemukan di situs pemakaman kuno di Abydos, Kegubernuran Minya, Mesir. Dari dalam makam terdapat dua
jenazah berlidah emas diperkirakan berasal dari Dinasti Saite.
Tim Arkeolog Universitas Barcelona, Spanyol yang dipimpin Kevin Cahail
dari University of Pennsylvania mengumumkan penemuan ini kepada
Kementerian Pariwisata dan Purbakala di Kairo, Minggu 5 Desember 2021.
Dikutip dari laman ibtimes, dalam makam kuno berbentuk kamar berkubahnya
yang menampung beberapa sarkofagus dan berisi sejumlah artefak.
Ditemukan juga dua jenazah dengan lidah emas, namun belum diketahui
identitasnya.
Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mostafa Waziri
mengatakan bahwa dua makam itu berusia 2.500 tahun. Salah satu jenazah
dalam peti mati batu kapur dengan penutup berbentuk wanita. Sedangkan
satu jenazah tak dikenal juga ditemukan di dekatnya.
Waziri menjelaskan, saat penggalian juga menemukan dua peti mati berisi
pot kanopi. Salah satu pot berisi 402 patung Ushabti yang terbuat dari
faience, satu collection jimat kecil dan manik-manik hijau. Penggalian
akan terus dilakukan untuk mengungkap lebih banyak rahasia di dalam
makam, terutama tentang jenazah lidah emas.
Bulan lalu di Peru, arkeolog juga menemukan mumi yang diperkirakan
berusia setidaknya 800 tahun. Van Dalen Luna dari Universitas Negeri San
Marcos mengatakan, pada saat mumi itu adalah seseorang dari budaya yang
berkembang antara pantai dan pegunungan di negara Amerika Selatan.
Mumi itu ditemukan di dalam struktur bawah tanah yang berada di
pinggiran kota Lima. "Ciri utama mumi adalah seluruh tubuh diikat dengan
tali dan dengan tangan menutupi wajah, yang akan menjadi bagian dari
pola pemakaman lokal,"kata Luna.
Komentar
Posting Komentar