Seorang Ilmuwan Gila Ingin Meniru Eksperimen Frankeinstein, Ingin Menghidupkan Kembali Dinosaurus

Jakarta - Ilmuwan tinggal selangkah lagi untuk bisa menghidupkan kembali dinosaurus ke dunia modern. Menggunakan eksperimen mirip Monster, ilmuwan gila ini membayangkan potongan-potongan DNA yang tercecer digabung hingga menjadi dinosaurus hibrida campuran materi genetik burung dan reptil.

Membawa dinosaurus hidup kembali mungkin tampak mustahil, tetapi seorang ilmuwan telah mengusulkan eksperimen bergaya Monster yang secara teoritis dapat menghasilkan hibrida dino yang menakutkan.

Dilansir Express.co.uk, Rabu (1/9/2021), William Ausich, Profesor Paleontologi di The Ohio State University, AS mengatakan, di masa lalu ilmuwan telah menemukan DNA di sisa-sisa mamut purba dengan rencana untuk mengkloning kerabat gajah raksasa itu. 

Tapi daripada mengkloning dinosaurus, bagaimana jika para ilmuwan melihat kerabat modern dinosaurus, yakni burung untuk melengkapi DNA dinosaurus. Para ilmuwan saat ini sepakat bahwa burung adalah satu-satunya dinosaurus yang lolos dari kobaran api yang disebut dampak Chicxulub.

Itu berarti mungkin ada sisa DNA dino yang menunggu untuk ditemukan di suatu tempat dalam genom burung modern. Burung berevolusi dari anggota terkecil dari keluarga dinosaurus pemakan daging, yang dikenal sebagai theropoda.

Ini adalah kelompok monster yang sama yang menampilkan Tyrannosaurus rex dan velociraptor yang menakutkan. Tim, yang berbasis di University of Kent, menemukan genom theropoda seperti T.rex sangat mirip dengan burung unta atau ayam modern.

Sayangnya, Paul Barrett dari Museum of Nature memperingatkan bahwa ini tidak berarti para ilmuwan akan pernah menghidupkan kembali dinosaurus. Tapi Profesor Ausich mengusulkan skenario teoretis di mana fragmen DNA dino dapat dijahit ke DNA lain dalam ciptaan seperti Monster.

Dalam sebuah artikel yang ditulis untuk The Conservation, dia berkata: "Hanya untuk bersenang-senang, mari kita bayangkan bahwa entah bagaimana, suatu saat di masa depan, para peneliti menemukan fragmen DNA dinosaurus.

"Dengan hanya potongan-potongan, para ilmuwan masih belum bisa membuat dinosaurus yang lengkap. Sebaliknya, mereka harus menggabungkan fragmen dengan DNA hewan modern untuk menciptakan organisme hidup.

Makhluk yang dihasilkan ini tidak akan menjadi dinosaurus, melainkan hibrida campuran dari materi genetik burung atau reptil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu Vaksin Zifivax? Dan Mengapa Bisa di Izinkan Untuk Penggunaan di Indonesia? Berikut Penjelasannya

NASA Ambisi Buat Pangkalan di Bulan Dan Merancang Reaktor Nuklir Untuk Sumber Energi Untuk Masa Mendatang

Para Ahli Epidemiologi Mengatakan Jangan Remehkan Varian Omicron, Varian Ini Ternyata Tidak Lemah