Penjelasan Sains Mengenai Manfaat Kultur Jaringan (Mikropropagasi) Pada Tanaman
Jakarta - Kultur jaringan (mikropropagasi) adalah teknik perkembangbiakan tanaman memanipulasi jaringan somatik dan menumbuhkan bagian tanaman, baik sel, jaringan, atau body organ dalam kondisi aseptik secara artificial insemination.
Teknik kultur jaringan harus memenuhi beberapa syarat, salah satunya adalah harus steril dari berbagai macam kontaminan. Dengan teknik kultur jaringan, tanaman baru yang ditumbuhkan akan memiliki sifat yang sama dengan induknya.
Biasanya, kultur jaringan dilakukan pada tanaman yang tidak bisa melakukan perkembangbiakan generatif sehingga perkembangbiakan vegetatif menjadi solusinya. Teknik kultur jaringan juga menjadi pilihan metode perkembangbiakan tanaman karena sangat ekonomis dan komersial.
Manfaat dari perkembangbiakan dengan teknik kultur jaringan
Selain membantu perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif, teknik kultur jaringan memiliki banyak manfaat lain. Dilansir dari Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), manfaat dari perkembangbiakan dengan teknik kultur jaringan adalah:1. Kultur jaringan menghasilkan tanaman baru dengan jumlah yang banyak dalam waktu yang relatif singkat
2. Kultur jaringan menghasilkan tanaman baru memiliki sifat fisiologi dan morfologi yang sama persis dengan induknya
3. Kultur jaringan menghasilkan tanaman bersifat unggul.
4. Kultur jaringan menghasilkan tanaman baru yang jumlahnya bisa tidak terbatas
5. Kultur jaringan membuat bibit tanaman terhindar dari hama penyebab penyakit
6. Kultur jaringan dapat menghemat waktu perkembangbiakan
7. Kultur jaringan membuat pengadaan bibit yang tidak tergantung pada musim.
Komentar
Posting Komentar