Para Astronom Sebut Jika Matahari Berputar Keluar Dari Rotasinya Dan Tidak Stabil
Jakarta - Para astronom sebut matahari sedang tidak stabil, matahari terpantau berputar keluar dari rotasinya bahkan cahaya menyebar. Situasi itu terjadi setelah letusan bintang yang dikenal sebagai Bintang Naga atau EK Draconis.
Bintang kerdil ini terletak 110,71 tahun cahaya dari Bumi.
Cahaya merambat dengan kecepatan 300.000 kilometer per detik. Seperti
dilansir dari Unilad, para ilmuwan sebelumnya telah menyatakan bahwa
jilatan api matahari menyebarkan massa yang mempengaruhi lingkungan di
Bumi.
"Penghamburan massa ini secara teoritis juga bisa terjadi di matahari
kita. Pengamatan ini dapat membantu kita lebih memahami bagaimana
peristiwa serupa telah mempengaruhi bumi, dan bahkan planet Mars selama
miliaran tahun terakhir, "kata rekan penulis studi tersebut, Yuta Notsu
dari Laboratorium Fisika Atmosfer dan Luar Angkasa (LASP).
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature, menunjukkan bahwa bintang merah kerdil tipe-M tidak stabil seperti yang diperkirakan sebelumnya. Bintang-M mengacu pada bintang paling melimpah di alam semesta dan bintang terkecil yang memiliki bahan bakar hidrogen.
Jenis bintang ini biasanya memiliki massa sekitar 0,6 kali massa Matahari. Namun, matahari tampaknya kurang aktif dibandingkan bintang serupa dalam hal variasi kecerahan yang disebabkan oleh bintik matahari dan fenomena lainnya.
Para peneliti kemarin mengatakan bahwa mereka sedang mempelajari 369
bintang yang mirip dengan matahari untuk melihat suhu permukaan, ukuran,
dan era rotasinya. Studi menunjukkan bintang-bintang rata-rata
menampilkan perbedaan kecerahan lima kali lebih banyak daripada
Matahari.
"Perubahan kecerahan ini disebabkan oleh bintik-bintik gelap di
permukaan bintang yang berputar,"kata astronom Timo Reinhold dari
Institut Penelitian Tata Surya Max Planck di Jerman.
Matahari hanyalah bola panas yang terdiri dari gas hidrogen dan helium. Ini adalah bintang berukuran biasa yang terbentuk lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu dan sekarang dikatakan telah mencapai setengah usianya.
Matahari memiliki size sekitar 1,4 juta kilometer, sedangkan suhu permukaannya sekitar 5.500 derajat Celcius.
Komentar
Posting Komentar