Seorang Pria Membuat Gedung Pencakar Bumi Itu Untuk Selamat Dari Kiamat

Jakarta - Mantan kontraktor pemerintahan, Larry Hall membuat gedung pencakar bumi yang dunamakan Survival Condo agar orang-orang yang ada di gedung itu selamat dari kiamat.

Saat ini Larry Hall telah membangun gedung unik itu di Main Kansas, Amerika Serikat. Dikutip The Sunlight, gedung itu memang seperti kebalikan dari gedung pencakar langit. Berbeda dengan gedung pencakar langit yang menjulang tinggi ke langit.

Survival Condo dibuat dengan memanfaatkan sebuah shelter silo yang kemudian diubah menjadi sebuah gedung yang tertanam ke dalam perut bumi. Seolah-olah mencakar lapisan bumi. Selain itu Survival Condo juga dibuat dengan beton setebal 9 kaki.

Beton itu diyakni mampu menahan goncangan sangat besar yang ditimbulkan oleh termo nuklir maupun gempa bumi. Gedung itu menurut Larry Hall memiliki panjang 210 kaki atau 64 meter ke dalam bumi. Nantinya gedung itu akan digunakan sebagai tempat berlindung dari kekacauan yang terjadi di atas bumi.

"Tujuannya adalah melindungi penghuni dari berbagai persitiwa yang berpotensi menghancurkan bumi mulai dari perang nuklir, pandemi, serangan meteor hingga kekacauan besar yang dilakukan masyarakat,"ujar Larry Hall kepada The Sun.

"Gedung ini adalah tempat tinggal yang mewah. Tahan serangan nuklir dan mampu melindungi penghuninya secara fisik dan psychological, sambungnya. Kemampuan bertahan Survival Condominium itu diklaim Larry Hall sangat mumpuni.

Gedung yang tertanam ke perut bumi itu mampu bertahan dari nuklir dengan kekuatan 20 kiloton. Nuklir sebesar itu setara dengan nuklir yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat ke wilayah Nagasaki, Jepang pada tahun 1945 yang menewaskan ribuan orang.

Dia mengatakan saat ini gedung anti-kiamat itu sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum mulai dari kolam renang, bioskop, gym dan sauna, hingga restoran. Untuk stok makanan dia mengklaim sudah tersedia hingga 5 tahun ke depan. "Penghuni sangat diperbolehkan jika ingin membawa makanan sendiri,"ujarnya.

Saat ini Larry Hall telah menjual Survival Condominium untuk umum. Satu device tempat tinggal dijual di harga USD500.000 atau mencapai Rp7,1 miliar. Untuk tempat tinggal termewah atau penthouse memiliki banderol harga USD4,5 juta atau setara Rp64,4 miliar.

Harga juga bisa lebih tinggi untuk calon penghuni yang ingin menyesuaikan tempat tinggal mereka. Misalnya, satu pelanggan Arab Saudi memilih untuk memasang masjid bawah tanah serta gantungan helikopter bawah tanah tersembunyi yang dihubungkan oleh terowongan ke unit tempat mereka tinggal.

Larry Hall mengatakan permintaan unit di Survival Condo selalu meningkat setiap kali terjadi bencana. Termasuk pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga kini. "Kesadaran mereka untuk mendapatkan tempat tinggal yang aman sangat tinggi setelah Covid-19,"jelasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu Vaksin Zifivax? Dan Mengapa Bisa di Izinkan Untuk Penggunaan di Indonesia? Berikut Penjelasannya

NASA Ambisi Buat Pangkalan di Bulan Dan Merancang Reaktor Nuklir Untuk Sumber Energi Untuk Masa Mendatang

Tim Arkeolog Menemukan Makan Berusia 3.300 Tahun Dan Berisi 2 Jenazah Berlidah Emas