Para Ahli Epidemiologi Mengatakan Jangan Remehkan Varian Omicron, Varian Ini Ternyata Tidak Lemah
Jakarta - Ahli epidemiologi memperingatkan bahwa virus corona varian Omicron tidak selemah yang dibayangkan. Pemerintah pun didesak mengambil kebijakan mitigasi yang lebih ketat untuk mencegah penularan COVID-19. Sejak awal kemunculannya, varian corona Omicron dilaporkan kurang menyebabkan gejala parah seperti varian Delta. Namun, epidemiolog dari Universitas Griffith, Dicky Budiman, mewanti-wanti bahwa kesimpulan tersebut hanya didasarkan pada penyelidikan awal. Pada akhirnya, kesimpulan awal bahwa virus corona varian Omicron kurang berbahaya membuat masyarakat lengah, kata Dicky. Padahal, Omicron terbukti menyebabkan orang memerlukan perawatan rumah sakit dan kematian pada lansia dan anak-anak. "Ada kesalahan di awal Omicron ini muncul, ketika dunia juga sebagian masyarakat, sebagian negara itu sudah jenuh kan, mencari info yang bisa menenangkan. Padahal kita tuh enggak bisa dalam pengendalian wabah, PHP itu enggak efektif dan berbahaya. Pemberi harapan palsu," kata Dicky...